Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini berada di level Rp 13.925.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 19,088 poin (0,29%) ke level 6.552,057. Indeks LQ45 juga bertambah 4,660 poin (0,45%) 1.043,633.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG menutup perdagangan di zona hijau jelang akhir pekan ini. IHSG naik 5,669 poin (0,09%) ke level 6.538,638. Indeks LQ45 naik 2,706 (0,26%) ke 1.041,679.
Sementara itu indeks utama bursa Wall St ditutup mixed dengan mayoritas indeks berada dalam teritori positif pada perdagangan hari Kamis pekan ini.
Baca juga: Akhir Pekan IHSG Bergerak Positif |
Indeks Dow Jones melemah 0.05% ditengah kenaikan kedua indeks utama lainnya yakni S&P dan Nasdaq masing-masing mengalami kenaikan 0.86% dan 1.37%.
Saham AS mayoritas ditutup menguat masih digerakkan oleh sentimen Federal Reserve yang mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga dihentikan sementara dan langkah kebijakan selanjutnya akan tergantung pada data ekonomi. Pertemuan FOMC Januari 2019 menghasilkan keputusan suku bunga the fed tetap di level 2.5% tanpa ada perubahan.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif pagi ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,13% ke 20.799,9200
- Indeks Hang Seng turun 0,03% ke 27.934.551
- Indeks Komposit Shanghai menanjak 0,35% ke 2.593,690
- Indeks Strait Times berkurang 0,16% ke 3.185,150
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya ialah Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 1.100 ke Rp 5.800, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 83.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 625 ke Rp 22.175, dan Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) turun Rp 325 ke Rp 12.675.











































