Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 14 Feb 2019 08:58 WIB

Tahun Ini BI Lebih Kalem, Obligasi Bakal Kinclong

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Mandiri Sekuritas Foto: Dok. Mandiri Sekuritas
Jakarta - Pasar surat utang atau obligasi tahun ini diprediksi akan semakin membaik. Imbal hasil atau yield obligasi tahun ini akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas Handy Yunianto memprediksi yield obligasi tahun ini bisa mencapai 11%.

"Tahun ini kemungkinan besar dapat return positif di obligasi," ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Handy menjelaskan ada beberapa hal yang membuat pasar obligasi tahun ini begitu menarik. Pertama tandanya bisa dilihat dari yield obligasi yang ditawarkan dari surat utang pemerintah di awal tahun di level 8,3%.

"Yield yang ditawarkan tahun ini jauh lebih ekstrim. Tahun 2016 6,5% sekarang 8%," tambahnya.


Kedua, lanjut Handy, musuh utama obligasi adalah suku bunga, jika meningkat maka yield obligasi pasti turun. Nah karena tahun lalu suku bunga naik begitu tinggi, tahun ini diprediksi bank sentral akan lebih kalem dalam menaikkan suku bunga acuan.

Kemudian fundamental ekonomi tahun ini diperkirakan jauh lebih baik. Sehingga pasar Indonesia tahun ini dipercaya akan menarik perhatian investor asing.

"Kalau fiskal bisa in the right track. Kita percaya rating negara kita bisa naik dari BBB bisa jadi BBB+," tambahnya.


Tahun Ini BI Lebih Kalem, Obligasi Bakal Kinclong
(das/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed