Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.987.
Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 8,910 poin (0,14%) ke 6.532,040. Indeks LQ45 juga berkurang 2,159 poin (0,21%) ke 1.022,763.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melanjutkan pelemahan dengan penurunan 7,874 poin (0,13%) ke 6.532. Indeks LQ45 juga turun 1,966 poin (0,19%) ke 1.023,287.
Jeda siang, IHSG melemah 12,531 poin (0,19%) ke 6.528,419. Indeks LQ45 juga turun 2,171 poin (0,21%) ke 1.022,751.
Pelemahan IHSG berlanjut hingga penutupan perdagangan sore hari ini. IHSG ditutup turun 15,267 poin (0,23%) ke level 6.525,683 poin. Indeks LQ45 juga turun 3,143 poin (0,31%) ke 1.021,779.
Perdagangan saham ditransaksikan 456.683 kali dengan nilai Rp 10,3 triliun. Sebanyak 178 saham naik, 235 saham turun, dan 136 saham tak berubah.
Sementara itu, indeks utama bursa saham AS ditutup flat pada perdagangan hari Selasa (26/2). Indeks Dow Jones melemah 0,13% serta S&P dan Nasdaq masing-masing turun tipis 0,08% dan 0,07%.
Penurunan pada indeks merupakan koreksi yang wajar mengingat indeks sudah mencatatkan kenaikan yang cukup baik dalam beberapa waktu terakhir di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil serta pertemuan antara AS China yang belum ada kejelasan terkait waktu kesepakatan.
Adapun beberapa data AS dilaporkan mixed, dimana sentimen negatif salah satunya berasal dari rilisnya data housing starts yang tercatat turun 11,2% MoM padahal di periode sebelumnya masih tercatat tumbuh 0,4% MoM.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak hijau siang ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 naik 0,50% ke 21.566,510
- Indeks Hang Seng turun 0,05% ke 28.757,439
- Indeks Komposit Shanghai naik 0,4% ke 2.953,820
- Indeks Strait Times turun 0,36% ke 3.250,020
Sementara itu, jajaran saham yang masuk top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.100 ke Rp 86.600, Metropolitan (MKPI) naik Rp 1.275 ke Rp 15.825, Charoen Pokphand (CPIN) naik Rp 400 ke Rp 7.600, Jasa Marga (JSMR) ke Rp 260 ke Rp 5.275.
Kemudian, jajaran saham yang masuk top losers di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 975 ke Rp 49.000, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 925 ke Rp 5.950, Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 900 ke Rp 16.800, dan Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 650 ke Rp 19.225. (fdl/dna)











































