Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 30 Mar 2019 15:05 WIB

Laba Perusahaan Bir Pemprov DKI Naik 22% ke Rp 338 M

CNBC Indonesia - detikFinance
Foto: Dok. Delta Djakarta Foto: Dok. Delta Djakarta
Jakarta - Laba bersih PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik 22% menjadi Rp 338,07 miliar pada 2018, dari tahun sebelumnya Rp 276,36 miliar. Hal ini seiring dengan pertumbuhan penjualan pasar domestik dan ekspor.

Data laporan keuangan DLTA mencatat, kenaikan laba bersih ini sejalan dengan pendapatan perusahaan yang naik 15% menjadi Rp 893 miliar dari pendapatan tahun sebelumnya Rp 777,31 miliar, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (30/3/2019).

Secara rinci, penjualan terbesar perusahaan yang dipimpin oleh Jose Daniel Abellon Javier ini yakni dari pasar domestik (setelah dikurangi cukai dan pajak penjualan) sebesar Rp 1 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp 870,45 miliar. Penjualan ekspor juga naik menjadi Rp 3,37 miliar dari sebelumnya Rp 1,69 miliar.


Hanya saja penjualan itu masih dikurangi adanya potongan penjualan Rp 111,68 miliar, sehingga penjualan bersih menjadi Rp 893 miliar sepanjang tahun lalu.

Penjualan terbanyak yakni kepada PT Lim Siang Huat dan PT Jangkar Sejati yang masing-masing berkontribusi 12% dan 12% dari total penjualan perseroan tahun lalu.

Sebagai perbandingan, pada 2017, penjualan terbesar masih dikontribusi oleh PT Sembilan Sahabat Sejati dan PT Jangkar Sejati, masing-masing sebesar 12% dan 11% dari penjualan.

Perusahaan dan pabriknya kini berlokasi di Jalan Inspeksi Tarum Barat, Bekasi Timur, Jawa Barat. Ruang lingkup kegiatan Delta Djakarta ialah memproduksi dan menjual bir pilsener dan bir hitam dengan merek Anker, Anker Stout, Anker Lychee, Carlsberg, San Miguel, San Mig Light, San Miguel Cerveza Negra, Kuda Putih, dan Batavia.


Per Desember 2018, saham perusahaan dipegang oleh San Miguel Malaysia 58,33%, Pemprov DKI Jakarta 23,34%, dan investor publik 18,33%.

Beberapa produk perusahaan diekspor ke beberapa negara lain. Perusahaan mulai beroperasi sejak 1933. Data laporan keuangan mengungkapkan, jumlah rata-rata karyawan perusahaan dan entitas anak tahun 2018 dan 2017 masing- masing sejumlah 326 orang dan 340 orang.

DLTA juga merupakan salah satu anggota dari San Miguel Corporation (SMC), Filipina. Induk utama perusahaan adalah Top Frontier Investment Holdings, Inc, berada di Filipina. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com