Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Apr 2019 19:12 WIB

Jokowi Unggul Quick Count, bakal Ada 'Jokowi Effect' Lagi?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Hasil penghitungan cepat atau quick count sementara dari mayoritas lembaga survei mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Lantas bagaimana efeknya ke pasar modal jika benar paslon nomor urut 01 memenangkan Pilpres?

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan menilai pelaku pasar akan menyambut baik kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hal itu diyakininya dengan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini.

Menurutnya penguatan IHSG beberapa waktu terakhir juga terpengaruh dari hasil riset beberapa lembaga survei. Pelaku pasar dinilainya masih berharap Jokowi memimpin Indonesia.

"Kalau kita lihat dari 1 bulan sebelum Pemilu juga terlihat pasar juga sudah banyak melakukan inisiatif based on hasil survei," ujarnya kepada detikFinance, Rabu (17/4/2019).


Jika dilihat perdagangan saham selama 1 bulan, IHSG bergerak cukup bergejolak. IHSG sempat menyentuh level terendah 6.390. Namun belakangan ini IHSG rebound hingga terakhir berada di level 6.481.

Alfred juga yakin jika Jokowi menang maka akan muncul lagi fenomena Jokowi Effect di pasar modal. Seperti diketahui fenomena ini muncul saat Jokowi-JK memenangkan Pilpres 2014.

"Kami sangat yakin ada Jokowi Effect. Tapi mungkin tidak terlalu panjang, artinya bersifat sementara. Kami prediksi psikologis IHSG bisa sentuh level 6.600," ujarnya.


Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama juga yakin akan ada fenomena Jokowi Effect. Sebab menurutnya bukan hanya pelaku pasar domestik yang mayoritas berharap Jokowi menang tapi juga pelaku pasar asing.

"Sepertinya para pelaku pasar global sangat mengapresiasi kemenangan Jokowi pada quick count tersebut. Dengan demikian, akan terjadi net buy asing. Jokowi effect masih berlaku," terangnya.

Untuk perdagangan besok hari, Nafan yakin IHSG bergerak di zona hijau. Dia memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 6.421-6.515. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed