Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 09:42 WIB

Menguat Saat Quick Count, Kini Rupiah Kembali Loyo

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menguat pagi ini. Mata uang Paman Sam tercatat bergerak naik dari level Rp 14.030 menuju Rp 14.045.

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (22/4/2019). Dolar AS bahkan tercatat sempat bergerak di level Rp 14.050 hingga 14.060.

Pergerakan dolar AS kembali menaik setelah pasca pilpres Rabu (17/4) kemarin sempat melemah. Dolar AS bahkan sempat ditekan hingga ke bawah level Rp 14.000 meski juga terus bergerak volatile.



Dari data RTI, dolar AS tercatat menguat di hampir seluruh mata uang negara utama dunia pagi ini. Beberapa mata uang yang berhasil menundukkan mata uang Paman Sam tersebut pagi ini adalah dolar canada, ringgit malaysia, dan riyal arab saudi.

Sementara rupiah mengalami nasib sebaliknya. Mata uang Garuda tercatat dominan melemah terhadap mata uang negara lainnya. Dolar canada, ringgit malaysia dan chinese yuan jadi yang paling kuat menekan rupiah pagi ini.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com