Garudafood Bagi-bagi Dividen Rp 125 Miliar

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 30 Apr 2019 13:19 WIB
Foto: dok. Garuda Food
Jakarta - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) memutuskan untuk membagikan dividen dari perolehan laba 2018. Rencana itu telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar perusahaan hari ini.

Manajemen memutuskan untuk membagian dividen sebesar Rp 17 per lembar saham atau setara Rp 125,45 miliar yang akan dibagikan pada Mei 2018.

Dividen tersebut berasal dari laba bersih sebelum efek penyesuaian laba marging entity sebesar Rp425,48 miliar.

"Tahun 2018, kami dapat tumbuh sekitar 7,6%, selain itu laba bersih sebelum efek penyesuaian laba merging entity juga tumbuh 19,01% atau sebesar Rp 68 miliar menjadi Rp 425,48 miliar. Dari laba tersebut, yang dapat diatribusikan ke pemilik induk sebesar Rp 404,93 miliar dan ini meningkat dari tahun sebelumnya. Untuk laba per lembar saham, ikut bertumbuh sebesar 10,03% menjadi Rp 56,79 per lembar sahamnya", ujar Direktur Garudafood Paulus Tedjosutikno dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4/2019).


Selain itu, Perseroan juga mencatat pertumbuhan sebesar 7,6% atau sebesar Rp568 miliar. Kontribusi penjualan di 2018 didominasi dari segmen makanan yaitu sebesar 85,12% dan secara geografis bersumber dari pasar domestik sebesar 93,95%.

Pada waktu yang bersamaan, Garudafood juga melaksanakan RUPSLB dengan keputusan persetujuan perubahan anggaran dasar dan persetujuan penambahan 2 orang komisaris untuk meningkatkan fungsi pengawasan Dewan Komisaris atas kinerja Direksi Perseroan yang semula 3 orang menjadi 5 orang.

Berikut susunan Komisaris dan Direksi Garudafood yang baru:
Komisaris Utama : Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto
Komisaris : Hartono Atmadja
Komisaris Independen : Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
Komisaris : Atiff Ibrahim Gill (baru)
Komisaris Independen : Guy-Pierre Girin (baru)

Direktur Utama : Hardianto Atmadja
Direktur : Robert Chandrakelana Adjie
Direktur : Johannes Setiadharma
Direktur : Paulus Tedjosutikno
Direktur : Fransiskus Johny Soegiarto
Direktur Independen : Rudy Brigianto

(das/fdl)