Merah Seharian, IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 6.374

Merah Seharian, IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 6.374

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 02 Mei 2019 16:45 WIB
Merah Seharian, IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 6.374
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif sore ini. IHSG turun 80,93 poin (1,25%) ke 6.374,422.

Sementara dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di level Rp 14.245 sore ini.

Pada pra perdagangan, IHSG naik tipis 2,7 poin atau 0,04% ke 6.458,121. Sementara indeks LQ45 naik 0,57 poin (0,06%) ke 1.019,909.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan Kamis (2/5/2019), IHSG masih menguat 4,38 poin (0,06%) ke 6.459,73. Indeks LQ45 naik 0,57 poin (0,06%) ke 1.019,909.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG akhirnya turun 13,96 poin (0,21%) ke 6.441,386. Indeks LQ45 turun 2,01 poin (0,2%) ke 1.017,317.

Hingga sesi I berakhir, IHSG ditutup turun 68,74 poin (1,06%) ke level 6.386,604. Sedangkan indeks LQ45 turun 9,45 poin (0,93%) ke level 1.009,871.

Pada sore hari, IHSG ditutup anjlok 80,93 poin (1,25%) ke 6.374,422. Sedangkan indeks LQ45 turun 12,38 poin atar 1,21% ke level 1.006,949.

Perdagangan saham ditransaksikan sebanyak 472.086 kali dengan nilai Rp 9,5 triliun. Sebanyak 149 saham menguat, 267 saham turun dan 115 saham stagnan.

Seluruh sektor saham tercatat negatif. Saham sektor manufaktur dan industri dasar turun paling dalam.



Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 26,430.14 (-0.65%), NASDAQ ditutup 8,049.64 (-0.61%), S&P 500 ditutup 2,923.73 (-0.75%).

Bursa Wall Street ditutup melemah setelah the fed menahan suku bunga di level 2,5% dalam pertemuannya bulan ini, sesuai perkiraan pasar. Bank sentral AS itu mengambil keputusan tersebut mengingat inflasi yang terus bergerak rendah dan kuatnya pertumbuhan ekonomi AS saat ini.

Para pelaku pasar telah berspekulasi bahwa lemahnya inflasi baru-baru ini akan mengganggu The Fed sehingga bank sentral akan memangkas suku bunganya akhir tahun ini. Namun, Powell mengandaskan harapan itu. Ia menjelaskan bahwa bank sentral masih memandang lemahnya inflasi itu adalah hasil dari faktor-faktor yang bersifat "sementara".

Perdagangan bursa saham Asia bergerak variatif sore ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 libur
  • Indeks Hang Seng naik 245 poin ke 29.944,18
  • Indeks Komposit Shanghai libur
  • Indeks Strait Times turun 6,87 poin ke 3.393,33

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 8.500, Prodia (PRDA) naik Rp 240 ke Rp 3.240, Indo Rama (INDR) naik Rp 190 ke Rp 4.860, Siloam (SILO) naik Rp 150 ke Rp 4.230.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.825 ke Rp 81.650, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 1.750 ke Rp 7.100, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 850 ke Rp 21.150.

(eds/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads