Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Jun 2019 16:49 WIB

BPK Duga Laporan Keuangan Garuda Direkayasa

Rolando - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Keuangan dan Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membocorkan hasil investigasinya terkait laporan keuangan PT Garuda Indonesia yang dianggap janggal.

Kini giliran Badan Periksa Keuangan (BPK)angkat bicara. Anggota I Badan Pemeriksan Keuangan, Agung Firman Sampurna menyebut secara tegas laporan keuangan Garuda direkayasa.

"Secara umum memang kami melihat ada dugaan kuat terjadi financial enginering, rekayasa keuangan," kata Agung, Kamis (20/6/019).


Dugaan rekayasa yang disoroti BPK terutama mengarah pada pengakuan piutang transaksi antara Garuda Indonesia dengan Mahata Aero Teknologi selaku rekanan penyedia jasa WiFi di Pesawat.

"Itu salah satunya. Tapi intinya banyak temuan, temuannya itu banyak. Temuan maupun rekomendasinya banyak," jelas Agung.

Dasar temuan kejanggalan itu, diperoleh setelah dilakukan investigasi dan sidang standar akuntansi terhadap kantor akuntan yang memeriksa dan mengesahkan laporan keuangan Garuda.


Sayang, ia enggan merinci hasil temuan yang dimaksud. Ia berdalih, bukan kewenangannya untuk membeberkan rincian hasil audit tersebut.

"Saya nggak punya rincian lengkap. Wewenang menjawab adalah teman-teman AKN VII (Auditorat Utama Keuangan Negara VII) dan biro humas luar negeri," tandas dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com