Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 12 Agu 2019 12:56 WIB

Investor Pemula Disarankan Pilih Reksadana Ketimbang Saham

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok Bank Mega Foto: Dok Bank Mega
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap masyarakat Indonesia semakin melek akan investasi khususnya instrumen di pasar modal. Apalagi instrumen investasi di pasar modal semakin bervariasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan, masyarakat tak perlu takut untuk masuk pasar modal. Sebab tidak perlu belajar banyak untuk berinvestasi

Dia menyarankan agar investor pemula lebih memilih untuk masuk ke instrumen reksa dana. Sebab dana yang ditempatkan ke produk reksa dana akan diolah oleh manajer investasi.

"Kita berharap investor pemula ini lebih banyak ke reksa dana karena memang posisinya belajar dan umumnya seperti itu," ujarnya dalam perayaan HUT Pasar Modal ke-42 di Gedung BEI, Jakarta, Senin (12/8/2019).


Produk reksa dana juga cukup beragam tergantung jenis investasinya. Setidaknya ada 4 jenis produk reksa dana pada umumnya yakni, saham, campuran, pendapatan tetap dan pasar uang.

Uang yang dimasukkan ke produk reksa dana akan dikelola oleh manajer investasi sesuai dengan jenis produk investasinya. Investor cukup menerima laporan perkembangan investasinya secara berkala.

OJK sendiri mencatat hingga 8 Agustus 2019 jumlah investor di pasar modal sudah sekitar 2 juta lebih. Dari angka itu investor reksadana mencapai 1,39 juta sementara untuk saham mencapai 995 ribu.

Untuk investor reksa dana sejak dibentuk SID pada 2014 jumlah investornya meningkat 335,67%. Sementara jumlah investor saham dalam 5 tahun meningkat 173,07%.



Simak Video "Tren Baru, ''Kupinang Kau dengan Saham''"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed