Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 26 Agu 2019 16:20 WIB

Akuisisi Tambang Rio Tinto di Australia, Produksi Adaro Bisa Naik Jadi 6,7 Ton

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tahun lalu PT Adaro Energy Tbk (ADRO) telah menyelesaikan proses akuisisi 80% saham Kestrel Coal Mine (Kestrel) yang sebelumnya dimiliki oleh Rio Tinto. Akuisisi itu dilakukan ADRO bersama dengan EMR Capital Ltd.

Kini Adaro mulai mendulang keuntungan dari tambang batu bara tersebut. Perusahaan masih mempelajari agar bisa memanfaatkan secara maksimal tambang tersebut.

"Tahun kemarin sudah penuhi Rio Tinto. Ini adalah tambang pertama underground mining yang kita punya. Jadi masih kita dalami. Kita masih tingkatkan efisiensi di sana," kata Direktur Adaro Energy Mohammad Syah Indra Aman di Gedung BEI, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Kestrel sendiri merupakan aset batubara metalurgi yang memiliki basis sumber daya dengan usia yang panjang. Infrastruktur yang solid dan tenaga kerja yang berkeahlian tinggi.

Tambang ini terletak 40km di utara kota Emerald yang berada di area batu bara Bowen Basin di tengah negara bagian Queensland. Pada tahun 2017 Kestrel memproduksi 4,25 Mt batubara metalurgi berkualitas tinggi dan memiliki cadangan yang dapat dijual (marketable reserves) sebesar 146 Mt dan sumber daya sebesar 241 Mt.


Meski begitu, dirinya berharap tambah Kestrel bisa memberikan kontribusi besar atas produksi batubara perusahaan. Total produksi diharapkan bisa bertambah 40% tahun ini jadi 6,7 juta ton dari tambang tersebut.

Adaro Energy sebelumnya telah menandatangani kesepakatan mengikat dengan EMR Capital Ltd (EMR) pada 27 Maret 2018. Perjanjian itu untuk mengakuisisi 80% kepemilikan atas Kestrel.

EMR dan Adaro Energy akan secara bersama-sama mengelola dan mengoperasikan tambang Kestrel. Setelah transaksi ini dirampungkan, kepemilikan atas Kestrel meliputi Kestrel Coal Resources Pty Ltd (80%) dan Mitsui Coal Australia (20%).

Kestrel Coal Resources Pty Ltd merupakan perusahaan patungan yang dibentuk Adaro Energy dengan penguasaan 48% dan EMR 52%.



Simak Video "Heboh Ferarri di Pesawat Garuda, Begini Faktanya"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com