Triwulan III-2005,Laba Bersih Indofood Tergerus Beban Biaya

Triwulan III-2005,Laba Bersih Indofood Tergerus Beban Biaya

- detikFinance
Jumat, 28 Okt 2005 10:05 WIB
Jakarta - Perusahaan makanan instant PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengalami tekanan laba bersih yang signifikan sampai triwulan III-2005 menjadi Rp 42,198 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 288,6 miliar.Sedangkan penjualan bersih untuk periode 9 bulan yang berakhir 30 September 2005 mengalami kenaikan tipis menjadi Rp 13,5 triliun termasuk penjualan ekspor sebesar US$ 174,8 juta, dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 13,1 triliun. "Karena adanya beban biaya dan kredit yang hanya terjadi satu kali saja, maka laba bersih perseroan pada 9 bulan pertama tahun 2005 berjumlah Rp 42,2 miliar. Namun apabila tidak ada beban biaya dan kredit, maka laba bersih bisa mencapai Rp 259,5 miliar," kata Dirut Indofood, Anthony Salim dalam penjelasan tertulis, Jumat (28/10/2005). Beban biaya dan kredit itu antara lain kerugian atas penghentian (unwinding) kontrak lindung nilai hedging Principal-Only-Swap (POS) sebesar US$ 250 juta sebesar Rp 287,4 miliar. Biaya pembayaran premi atas redemption Eurobonds Rp 47,3 miliar. Kompensasi goodwill atas usaha patungan dengan Nestle Rp 130 miliar.Aset perseroan sampai akhir September berjumlah Rp 14,5 triliun termasuk kas dan setara kas sebesar Rp 944,1 miliar, sedangkan per 31 Desember 2004 sebesar Rp 15,7 triliun. Saldo utang dalam mata uang Rupiah termasuk trust receipts payable berkurang menjadi Rp 4,8 triliun dan utang dalam denominasi dolar AS juga berkurang menjadi US$ 179,5 juta Indofood telah menerima putusan dari Pengadilan Tinggi Inggris mengenai alasan yang melandasi keputusan menolak permohonan Indofood untuk menggunakan haknya secara hukum, yaitu melakukan pembelian kembali (redemption) atas Eurobond dengan harga pari atau nominal. "Saat ini sedang dipertimbangkan segala opsi yang ada, serta melakukan penelaahan dari segi biaya dan manfaat apabila Indofood mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Inggris," kata Anthony.Sampai 30 September 2005, Indofood telah melakukan pembelian kembali lebih dari 50 persen atau sebesar US$ 156,33 juta untuk Eurobond yang berjumlah keseluruhan sebesar US$ 310 juta.Perseroan juga telah melakukan pembelian kembali sebagian dari obligasi Indofood II tahun 2003 dan sebagian dari Indofood III tahun 2004, yaitu masing-masing sebesar Rp 273,5 miliar dan Rp 24 miliar, sehingga menghasilkan one-time gain sebesar Rp 27 miliar. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads