Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 20:45 WIB

Mau Jadi Investor? Belajar Nih Cara Beli SBN ORI016

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna. Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna.
Jakarta - Pemerintah kembali menerbitkan obligasi negara ritel dengan seri ORI016. Obligasi bertema Young & Restless ini ditawarkan dengan kupon 6,8% per tahun.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting menerangkan cara membeli ORI016 tidak susah. Sebab, ORI016 bisa dibeli secara online melalui sistem e-SBN.

"Kalau yang sebelumnya di 2018 itu masih belum online. Ini akan lebih mudah," ujarnya di The Goods Dinner, Jakarta, beberapa waktu lalu.


Ada beberapa tahapan untuk bisa menjadi investor ORI016. Pertama, registrasi terlebih dahulu. Masa penawaran ORI016 dilakukan sejak 2-24 Oktober 2019. Registrasi dapat dilakukan setiap saat bahkan sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka.

Calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis), dengan menginput data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana dan nomor Rekening Surat Berharga. Bagi Calon Investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis.

Setelah registrasi berhasil, calon investor bisa melakukan pemesanan ORI016. Namun, sebelumnya disarankan untuk membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ORI016.

Jika pemesanan sudah diverifikasi (verified order), calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi.


Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking)/ Pos/ Lembaga Persepsi Lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

Setelah pembayaran, calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi ORI016 pada tanggal settlement/penerbitan.

Pemerintah telah menunjuk 14 bank, 4 perusahaan efek, 3 perusahaan efek khusus teknologi, dan 2 perusahaan financial technology (fintech).

Simak Video "Asyik! UMP Tahun 2020 Naik 8,51%"
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/ujm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com