Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Okt 2019 12:45 WIB

Turun 30 Poin, IHSG Berbalik Negatif ke 6.031

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif siang ini. Setelah tadi pagi dibuka postifi, IHSG kemudian bergerak turun hingga 30 poin (0,5%) ke 6.031.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini turun ke level 14.143.

Pada pra perdagangan Senin (7/10/2019), IHSG naik 16 poin (0,27%) ke level 6.077. Indeks LQ45 naik 5 poin (0,56%) ke 940,711.

Membuka perdagangan, IHSG melanjutkan penguatan 20 poin (0,33%) ke 6.080. Indeks LQ45 naik 3 poin (0,36%) ke level 945,841.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG bertambah 15,9 poin (0,26%) ke 6.077. Indeks LQ45 naik 2 poin ke 944,864.

Hingga sesi I berakhir, IHSG bergerak turun 30 poin (0,5%) ke level 6.031. Indeks LQ45 melemah 5 poin (0,56%) ke level 937,331.

Perdagangan saham ditransaksikan sebanyak 255.331 kali dengan nilai Rp 3,6 triliun. Sebanyak 162 saham menguat, 174 saham turun, dan 160 saham stagnan.


Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,573.72 (+1.42%), NASDAQ ditutup 7,982.47 (+1.40%), S&P 500 ditutup 2,952.01 (+1.42%).

Bursa US ditutup menguat pada Jumat pekan lalu dimana investor percaya bahwa The Fed akan terus menurunkan suku bunga setelah data ekonomi US yang dilaporkan cukup buruk. Data pekerjaan US hanya mencatat 136,000 pekerjaan baru selama September 2019 yang lebih rendah dari ekspektasi yaitu sebanyak 145,000 pekerjaan baru.

Bursa Asia dibuka melemah setelah kerusuhan yang terjadi di Hong Kong pada hari Jumat lalu membebani sentimen, namun di luar negara tersebut, bursa Asia lainnya mendapat dorongan dari optimisme atas kemungkinan The Fed menurunkan suku bunga.

Bursa Asia siang ini mayoritas berada di zona merah, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 berkurang 41,5 poin ke 21.368
  • Indeks Hang Seng turun 289 poin ke 25.821
  • Indeks Shanghai libur
  • Indeks Strait Times naik 21 poin ke 3.099
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Artos (ARTO) naik Rp 520 ke Rp 2.630, Prodia Widyahusada (PRDA) naik Rp 290 ke Rp 4.790, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 175 ke Rp 30.400, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 175 ke Rp 5.725.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) Rp 1.250 ke Rp 44.175, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 500 ke Rp 18.700, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 275 ke Rp 8.025, Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 150 ke Rp 6.700.



Simak Video "Disebut Tertarik Jadi Perusahaan Publik, Ini Kata Traveloka"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com