Astra Daihatsu Motor & LG Tambah Investasi di Indonesia
Kamis, 10 Nov 2005 14:23 WIB
Jakarta -
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan PT LG Electronics Indonesia (LG) menambah investasinya di Indonesia. Penambahan investasi tersebut diharapkan bisa memperbanyak daya serap tenaga kerja Indonesia.ADM akan menambah investasinya sebesar US$ 70 juta dalam fase II Desember ini. Penambahan investasi tersebut akan menaikkan kapasitas produksi ADM mencapai 150 ribu unit per tahun pada Maret 2007 dengan tambahan tenaga kerja 1.500 orang.Demikian diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja dalam jumpa pers di Gedung Departemen Perindustrian (Depperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/11/2005).Sebelumnya, ADM telah melakukan penambahan investasi pada fase I sebesar US$ 10 juta yang telah dilaksanakan sejak April 2005. Sehingga total penambahan investasi ADM pada tahun 2005 menjadi US$ 80 juta.Adanya penambahan investasi di fase I telah membuat kapasitas produksi ADM pada November 2005 mencapai 114 ribu unit per tahun.Jumlah ini lebih tinggi dibanding sebelumnya yang hanya sebesar 78 ribu unit per tahun dengan tenaga kerja sebanyak 4.500 orang. Sedangkan pada fase I terjadi penambahan tenaga kerja sebanyak 700 orang.Keterlibatan sekitar 115 unit tender yang juga akan melakukan investasi menjadikan produk ADM menyerap tambahan tenaga kerja Indonesia sebanyak 1.500 orang."Sehingga tahun 2007 diharapkan ADM mempekerjakan 6.700 karyawan," kata Andung.ADM telah mengekspor 3.200 unit per bulan ke Malaysia dalam bentuk (completely knock down/CKD). Setelah adanya penambahan investasi ini, ekspor direncanakan menjadi 4.000-4.500 unit per bulan.Sedangkan ekspor dalam completely built up (CBU) ditujukan ke Afrika Selatan, Meksiko, dan Filipina dengan jumlah mencapai 600-800 unit per tahun. Khusus untuk produk Avanza dan Xenia yang diproduksi tahun 2004, kandungan lokalnya telah mencapai 70 persen.Investasi LGSementara PT LG Electronics Indonesia juga akan memperluas investasinya di Indonesia. Namun menurut Andung, pihak LG meminta dilakukan perbaikan infrastruktur di Indonesia.Nilai investasi tersebut mencapai US$ 15 juta untuk produk kulkas. Nantinya, produksi kulkas LG yang saat ini sebesar 880 ribu unit per tahun akan naik menjadi 1,6 juta unit per tahun."Ini semua merupakan investasi jangka panjang, dan ini menjadi bukti Indonesia masih prospektif menjadi tujuan investasi," tandas Andung.
(ir/)










































