Sumalindo Minta BEJ Tinjau Kembali Suspensi Sahamnya

Sumalindo Minta BEJ Tinjau Kembali Suspensi Sahamnya

- detikFinance
Jumat, 11 Nov 2005 18:29 WIB
Jakarta - Manajemen PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk meminta otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ) untuk meninjau kembali kebijakan penghentian sementara perdagangan saham perusahaan dengan kode SULI. Pasalnya, gugatan pailit kepada perseroan ini dinilai tidak tepat sehingga perseroan menolak gugatan pailit itu."Kami berharap agar BEJ meninjau kembali kebijakannya untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham SULI dengan mempertimbangkan penjelasan yang seimbang dari kedua belah pihak," kata Hasnawiyah Kono, Corporate Secretary Sumalindo Lestari dalam penjelasannya ke BEJ, Jumat (11/11/2005).Sebelumnya, BEJ melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk di seluruh pasar mulai sesi pertama perdagangan efek Jumat ini, hingga pengumuman lebih lanjut. Suspensi ini terkait dengan adanya gugatan pailit yang diajukan kepada PT Sumalindo sesuai surat dari Konsultan Hukum RAH & Partner No. 098/RAH-Law Firm/XI/2005 tertanggal 10 Nopember 2005 yang bertindak untuk dan atas nama PT Palmolite Adhesive Industry.Menurut Hasnawiyah, surat panggilan sidang perkara permohonan pailit No.W7.De.Ht 5168 X.2005.04 dari Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat sebenarnya ditujukan kepada Adhesive Industry. Perusahaan, kata Hasnawiyah, menganggap surat panggilan tersebut adalah fiktif dan tidak ada kaitannya dengan Sumalindo. Sebab, selama ini perusahaan sama sekali tidak mengenal atau bertransaksi dengan suatu lembaga atau pihak yang bernama Adhesive Industry. "Apalagi surat panggilan tersebut tidak ada tembusan atau pemberitahuan kepada Sumalindo bahwa akan ada penyelenggaraan sidang yang berkaitan dengan kepentingan Sumalindo," jelasnya.Sementara itu, berkaitan dengan tuduhan sikap Sumalindo yang tidak serius menanggapi tawaran PT Palmolite Adhesive Industry, Hasnawiyah membantahnya."Selama ini kami selalu menanggapi dengan baik dan serius setiap alternatif yans ditawarkan Palmolite Adhesive," lanjutnya.Hasnawiyah menegaskan, meskipun kondisi dunia usaha sangat sulit, selama ini Sumalindo telah dan terus berusaha semaksimal mungkin untuk dapat segera memenuhi seluruh kewajibannya kepada Palmolite Adhesive Industry. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads