ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Nov 2019 19:41 WIB

Tawari Sriwijaya Air Bayar Utang Pakai Saham, Garuda: Masih Diskusi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Garuda Indonesia/Foto: Hendra Kusuma Garuda Indonesia/Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk masih melakukan pembicaraan dengan pihak Sriwijaya Grup terkait skema pembayaran utang melalui konversi saham. Hal itu disampaikan VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan saat berkunjung ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jakarta, Senin (4/11/2019).

"Itu yang lagi dalam diskusi, aku nggak bisa bilang, mereka mau atau mereka tidak mau, masih diskusi antar kita, Garuda, Sriwijaya, (Kementerian) BUMN sama BUMN yang lain," kata Ikhsan.

Ikhsan mengaku tak ingat jumlah kewajiban yang mesti dibayar Sriwijaya ke Garuda Indonesia. Yang pasti, ia mengatakan, skema ini merupakan usulan Kementerian BUMN dan Garuda Indonesia.


"(Usulan) Kementerian BUMN sama kita, win-win lah," ujarnya.

Ikhsan juga tak bisa memastikan kapan skema konversi ini bisa direalisasikan. Lantaran, skema ini merupakan penawaran dan bukan menjadi program Garuda Indonesia.

"Belum, kan itu antara kesepakatan, jadi program nggak, cuma ini tawaran bahwa kita punya piutang, mereka punya utang ke kita, inilah usulan kita," ujarnya.

Meski begitu, Ikhsan menuturkan, jika itu terealisasi diharapkan kepemilikan Garuda Indonesia di Sriwijaya menjadi mayoritas.

"Kita harapannya 51%, harapannya, mayoritas lah," ujarnya.



Simak Video "Garuda Indonesia Larang Penumpang Bawa MacBook Pro 15 Inci"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com