Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Jan 2020 23:00 WIB

Pemerintah Ajak Pengusaha China Masuk Pasar Modal RI

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menilai perusahaan-perusahaan China bisa masuk ke pasar modal Indonesia. Hal itu sebagai bentuk hubungan kedua negara terjalin dengan baik.

Bahlil ingin agar para investor Negeri Tirai Bambu yang sudah berbisnis di Indonesia bisa ikut berpartisipasi di pasar modal di Indonesia.

"Dengan adanya listing perusahaan RRT di Indonesia menandakan hubungan Indonesia dengan RRT semakin membaik," kata Bahlil di Jakarta, Rabu (8/1/2020).


Dia menjelaskan, salah satu fokus Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini adalah transformasi ekonomi yang memerlukan datangnya investasi ke Indonesia. Menurutnya investasi di Indonesia pun akan terus meningkat, termasuk dari China.

"Saya yakin ke depan pertumbuhan investasi di Indonesia akan terus meningkat, termasuk investasi RRT ke Indonesia," sebutnya.

Sejak 2014 hingga Kuartal III-2019, dia menjelaskan investasi China terbesar ke-3 di Indonesia, setelah Singapura dan Jepang, dengan total realisasi investasi sebesar US$ 13,1 miliar.

"Tapi yang penting, yang kita butuhkan investasi dapat berkolaborasi dengan pengusaha nasional. Jadi setiap investasi sekarang diarahkan pada penciptaan lapangan kerja. Boleh berinvestasi tapi harus memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal. Harus ada azas kebersamaan dan saling menguntungkan kedua belah pihak," tambah Bahlil.



Simak Video "Investasi Terhambat, Kepala BKPM: Ada 'Hantunya'"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com