Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 11 Jan 2020 10:30 WIB

Saham Gorengan Jadi Buah Bibir, 'Wasit' Pasar Modal Buka Suara

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sejak kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bergulir, pembicaraan soal saham gorengan semakin marak. Memang banyak dugaan bahwa saham gorengan yang membuat keuangan Jiwasraya berantakan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku wasit pasar modal Indonesia mengakui adanya saham gorengan. Meskipun itu hanya istilah yang muncul dari publik pasar modal sendiri.

"Saham gorengan ini adalah itu istilah publik. Sebenarnya menuju pada saham yang memiliki volatilitas tinggi dan tidak didukung fundamental dan informasi yang memadai," kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Sihar Manulang di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Sebuah saham memiliki volatilitas hampir pasti dipengaruhi fundamental perusahaannya dan adanya informasi mengenai perusahaan. Sebaliknya saham gorengan tiba-tiba bergerak liar tanpa adanya informasi atau bahkan fundamental yang buruk.

Lantas seperti apa saham gorengan? Bagaimana mengenalinya? Lalu apa dampaknya buat pasar modal RI? klik halaman-halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4


Simak Video " Ari Askhara Dipecat, Kementerian BUMN: Saham Garuda Pasti Naik!"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com