Perhatian! Bos Baru Garuda Diputuskan Hari Ini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 22 Jan 2020 05:30 WIB
Foto: Dok. Airbus
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) digelar hari ini, Rabu (22/1/2020). Agenda RUPSLB ialah pergantian pengurus perusahaan lantaran beberapa direksi sebelumnya dicopot Menteri BUMN Erick Thohir.

Sedikit menengok ke belakang, pencopotan beberapa direksi tersebut karena skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda mewah Brompton. Direktur Utama Garuda Ari Askhara ialah direksi yang paling awal dicopot karena ia diduga pemilik barang tersebut.

Pencopotan Ari langsung diumumkan Erick Thohir bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan Direktur Utama Garuda dan tentu proses pada ini karena perusahaan publik ada prosedurnya," ujar Erick di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Erick menambahkan pihaknya juga akan menelusuri siapa lagi yang terlibat dalam kejadian ini. Erick bilang, dalam kasus ini Ari memberikan instruksi untuk mencari Harley Davidson dan kemudian pembeliannya dilakukan pada April 2019. Kemudian, motor itu diangkut menggunakan pesawat baru milik Garuda.

"Komite audit mempunyai kesaksian motor Harley Davidson diduga milik AA," ujarnya.

Tak lama, Erick kemudian mencopot 4 direksi lain karena dianggap terlibat di dalam skandal tersebut. Direksi itu yakni Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa.


Erick pun kemudian memberi sinyal akan merombak total maskapai pelat merah itu.

"Saya rasa nggak masalah ganti total kalau memang itikad baik ganti total," kata Erick saat ditemui di Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

Siapa calon bos Garuda?
Selanjutnya
Halaman
1 2