Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 24 Jan 2020 05:57 WIB

Erick Thohir Buka-bukaan Pilih Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Erick Thohir Buka-bukaan Pilih Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda. Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara mengenai penunjukan Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama dan Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Lantaran, penunjukan keduanya dikaitkan dengan bagi-bagi jabatan.

Erick menjelaskan, permasalahan Garuda ada dua, dari bisnis dan proteksi ketenagakerjaan khususnya perempuan.

"Kadang-kadang kan asumsinya dibolak-balik. Apa sih kondisi Garuda? Garuda itu kan ada dua hal. Tidak hanya di bisnisnya ada permasalahan, tapi juga tentu dengan proteksi ketenagakerjaan yang khususnya untuk kaum wanita," katanya di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (23/1/2020).

Dia bilang, ditunjuknya Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama agar Garuda bisa berinovasi. Terlebih, persaingan saat ini tidak hanya di pesawat saja.

"Tentu alasannya kalau Pak Triawan jelas, beliau itu sebuah figur yang berinovasi, industri kreatif dan di era Garuda saat ini kan persaingannya sudah bukan hanya pesawat saja. Di mana, Garuda itu banyak implemen-implemen teknologi yang harus disiapkan. Itu juga ada hubungan bagaimana kita berpartner dengan banyak pihak swasta juga," paparnya.

Sementara, Yenny dipilih karena dianggap sosok yang bisa menjadi pelindung.

"Kalau Ibu Yenny nggak usah dipertanyakan lah. Dia figur wanita yang bagus. Di mana dengan ada Bu Yenny tentu sekarang pramugari, front office perempuan, paling tidak ada yang melindungi atau ada yang bisa diajak bicara. Khususnya Bu Yenny itu backgroundnya jelas, pergerakan, dan Bu Yenny itu posisinya Komisaris Independen, wakil publik," ujarnya.

Namun, Erick kemudian menepis, dipilihnya Yenny terkait dengan isu pramugari saat ini. Ia tidak menyoroti masalah dari kasus per kasus.


"Saya nggak mau comment case per case. Tapi kan tadi apa yang dilakukan penuh dengan objektif lah. Bukan karena hal ini dan hal itu. Sama saja saya datang ke sini bukan karena kepentingan apa-apa. Bagaimana kita bisa mensinergikan daripada industri yang ada hari ini," jelasnya.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera sebelumnya meminta agar Triawan Munaf dan Yenny Wahid menunjukkan kinerja yang baik. Hal itu dilakukan agar tak ada prasangka buruk.

"Mbak Yenny dan Mas Triawan Munaf mesti menunjukkan kinerja yang baik. Untuk buktikan bahwa penunjukan itu bukan bagi-bagi jabatan," kata Mardani.

Erick Thohir Buka-bukaan Pilih Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda


Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com