Saham Apple Merosot Usai Kabar Peluncuran iPhone 5G Ditunda

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 26 Mar 2020 13:24 WIB
NEW YORK, NY - AUGUST 02:  The Apple logo is displayed in an Apple store in lower Manhattan on August 2, 2018 in New York City. On Thursday the technology company and iPhone maker became the first American public company to cross $1 trillion in value. Apple stock is up more than 20% this year.  (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Foto: Spencer Platt/Getty Images
Jakarta -

Saham perusahaan teknologi terkemuka di dunia, Apple mengalami penurunan setelah perusahaan akan mempertimbangkan penundaan peluncuran iPhone 5G.

Nilai saham Apple ditutup pada US$ 245,52 setara Rp 3,9 juta (kurs Rp 16.608) turun 0,55% dari nilai sebelumnya sebesar US$ 257,89 (Rp 4,1 juta) pada Rabu lalu.

Apple sendiri baru meluncurkan produk iPhone teranyar pada September atau Oktober. Sejumlah peluncuran perangkat baru milik Apple tahun lalu sukses menyumbang lebih dari setengah dari pendapatan perusahaan.

Nikkei melaporkan bahwa Apple sedang mempertimbangkan penundaan peluncuran iPhone yang akan mendukung jaringan 5G ini selama wabah virus Corona.

Saat ini banyak karyawan di kantor pusat Apple yang bekerja dari rumah. Apple mungkin tidak dapat mengencangkan rencana iPhone hingga krisis COVID-19 ini berakhir

Apple sendiri menolak berkomentar terkait kabar penundaan peluncuran iPhone 12 yang akan memiliki jaringan 5G. Diketahui penyebaran wabah virus corona ini telah menghambat kegiatan bisnis Apple, termasuk hambatan suplai logistik yang berpusat di China.

Selain itu,hambatan juga terjadi dalam memenuhi permintaan konsumen di negara-negara maju yang telah menutup jalur ekonomi mereka akibat COVID-19.

Menurut perkiraan dari Strategy Analytics, sebuah perusahaan riset, pengiriman smartphone global sudah turun 38% terhitung dari Februari 2020.



Simak Video "Tertunda, iPhone 12 Belum Akan Dijual September 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)