Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Apr 2020 12:50 WIB

Garuda Pangkas 6 Cucu Usaha, Garuda Tauberes Ikut Kena

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Armada pesawat Boeing 777-300ER Garuda Indonesia Foto: Garuda Indonesia
Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan melakukan rasionalisasi terhadap 6 anak dan cucu usaha. Salah satunya ialah PT Garuda Tauberes Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, Garuda Tauberes akan digabungkan (merger) pada unit bisnis Garuda di bidang kargo.

"Garuda Tauberes itu akan kita masukan PT Garuda itu sendiri karena ada unit kargo dan dengan Garuda Tauberes, domain aplikasi ini kita berharap dengan adanya aplikasi ini memudahkan interaksi bisnis kargo dengan agent dan customer," katanya dalam teleconference, Jumat (3/4/2020).

Rasional anak cucu usaha Garuda dilakukan supaya bisnis maskapai pelat merah ini menjadi efisien. Irfan menuturkan, selain merger ada juga pemisahan cucu usaha (spin off) yang dibatalkan. Salah satunya ialah terkait bisnis training center pilot dan awak kabin.

"Contohnya seperti spin off training center dengan harapan kita memberikan sertifikasi pilot-pilot maupun awak kabin yang Indonesia maupun di luar negeri. Tampaknya setelah kita evaluasi menciptakan terlalu banyak birokrasi segala macam ujungnya cost meningkat," ujarnya.

Spin off yang juga dibatalkan ialah terkait pembentukan unit usaha atau bisnis charter. Bisnis tersebut kemudian dikembalikan ke Garuda.

"Juga ada juga spin off dibuat kemudian kita batalkan pembentukan PT khusus charter, yang ternyata menciptakan birokrasi berlebihan, in-efsiensi dan segala macam kita masukan kembali, kembalikan ke PT Garuda," ujarnya.

Berikut daftar cucu usaha Garuda yang dirasionaliasasi:

1. Dapat dilikuidasi belum operasi
-PT Rilis Arah Pratama Indonesia (RAPI)
-PT Indo Suplai Total Solusi (ISTS)

2. Cucu usaha dalam proses penataan
-PT Garuda Tauberes Indonesia (GTI)
-PT Garuda Indonesia Air Charter (GIAC)
-PT Garuda Ilmu Terapan Cakrawala Indonesia (GITC)

3. Cucu usaha yang dikaji penataannya
-PT Garuda Energy Logistik & Komersial (GELK).



Simak Video "Istirahatkan 70% Pesawat, Garuda Lakukan Prolong Inspection"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com