IPO Saat Pandemi, 2 Saham Baru Ini Naik Sampai Mentok

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 15 Apr 2020 11:09 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto

Dengan menawarkan harga saham Rp 120 per lembar maka keseluruhan dana IPO yang terkumpul mencapai Rp 156 miliar. Saat melakukan penawaran saham BBSS mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe 25,44 kali.

"Kami meyakini proses listing perusahaan akan berhasil," kata Direktur Utama Bumi Benowo Felix Soesanto.

Perusahaan pengembang properti ini akan mengalokasikan 88% dari perolehan dana IPO setelah dikurangi biaya emisi untuk membeli tanah seluas 58.719 m2 di Kebomas, Gresik, di Jawa Timur, senilai Rp 130,61 miliar. Sisanya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja pengembangan usaha.

Sementara BHAT saat melakukan IPO melepas 2 miliar lembar saham baru atau setara 40% dari jumlah modal yang disetor perusahaan. Dengan menawarkan sahamnya di Rp 103 per lembar maka dana hasil IPO yang diperoleh mencapai Rp 206 miliar.

Perusahaan holding ini akan menggunakan dana tersebut seluruhnya untuk peningkatan modal pada anak usaha PT Nasional Investindo Perkasa yang kemudian juga disalurkan untuk modal PT Asuransi Jiwa Nasional.

Halaman


Simak Video "Perdana di Lantai Bursa, Miniso Cuan Hampir 9 Triliun Rupiah!"
[Gambas:Video 20detik]

(das/fdl)