25.000 Karyawan Garuda Telat Gajian, tapi Dapat THR

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2020 03:30 WIB
maskapai
Garuda Indonesia/Foto: (Afif/detikTravel)
Jakarta -

Maskapai menjadi salah satu industri yang dihajar habis virus Corona. Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pun tak luput menjadi korban.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan bahwa ada 25 ribu karyawannya yang terkena dampak dari virus Corona. Dampak terburuknya adalah penundaan pembayaran gaji.

"Garuda punya kewajiban cukup besar. Ada masalah di Garuda pasti merembet ke GMF, ACS, Aerotrans ini magnitude 25 ribu karyawan Garuda untuk penundaan payment," jelas Irfan dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (29/4/2020).

Pihaknya sudah menunda dan memotong gaji pada karyawan hingga direksi. Begitu juga untuk insentif tahunan dan tunjangan.

"Kami melakukan efisiensi produksi penundaan pembayaran gaji karyawan, direksi, hingga komisaris. Lalu insentif tahunan dan tunjangan," kata Irfan.

Dari catatan detikcom, Garuda memotong gaji mulai April-Juni 2020. Perusahaan akan mengembalikan akumulasi pemotongan tersebut saat kondisi perusahaan dianggap sudah membaik.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Garuda Indonesia Pangkas Gaji Karyawan, THR Tetap Cair"
[Gambas:Video 20detik]