Sepekan IHSG Naik 4,9%, Pasar Modal Sudah Sembuh dari Corona?

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 01 Mei 2020 15:00 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini ditutup di level 4.716. Posisi tercatat menguat 4,9% dari level di pekan sebelumnya 4.496.

Kenaikan IHSG sepekan itu didorong oleh penguatan di perdagangan Kamis kemarin. Tercatat IHSG naik 3,26%.

Melansir data BEI, Jumat (1/5/2020), mengawali pekan pertama Ramadhan nilai kapitalisasi pasar selama sepekan ditutup dengan peningkatan 4,90% dari Rp5.198,707 triliun jadi Rp5.453,503 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian di pasar modal Indonesia selama sepekan ditutup dengan peningkatan sebesar 6,99% dari 6,53 triliun menjadi Rp6,98 triliun.

Namun peningkatan rata-rata nilai transaksi harian itu tidak diikuti dengan rata-rata frekuensi transaksi harian yang turun 0,93% dari 504.365 kali transaksi menjadi 499.648 ribu kali.

Lalu untuk rata-rata volume transaksi harian juga mengalami penurunan 10,85% dari 7.420 miliar unit saham pada sepekan yang lalu menjadi 6.615 miliar unit saham.

Jika dilihat dari awal tahun 2020 investor asing masih terjadi jual bersih sebesar Rp 19,131 triliun. Namun pada perdagangan kemarin investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 431,72 miliar.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)