Danareksa Sekuritas Terlibat Korupsi, Kementerian BUMN Buka Suara

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2020 11:08 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan laju positif. IHSG ditutup cetak rekor meski kemarin ada insiden di Gedung BEI.
Foto: detikcom
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait ditangkapnya pelaku kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Danareksa Sekuritas kepada 2 debitur, yaitu PT Aditya Tirta Renata dan PT Evio Sekuritas pada 2015.

Empat tersangka yang ditahan di antaranya ada mantan Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas Marciano Herdondrie Herman dan Mantan Direktur Operasional Finance PT Danareksa Sekuritas Erizal.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan mendukung dan menghormati semua proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Kita mendukung semua proses-proses hukum yang terjadi dan menghormatinya," kata Arya kepada detikcom, Kamis (4/6/2020).

Ia pun menyerahkan semua keputusan kepada Kejagung jika harus dilakukan penyitaan terhadap aset tersangka. "Aset tersangka kan urusan hukum," ucapnya.


Berdasarkan keterangan tertulis Kejagung, ada empat tersangka yang ditahan yakni Mantan Direktur Utama PT Danareksa Sekuritas Marciano Herdondrie Herman, Mantan Direktur Operasional Finance PT Danareksa Sekuritas Erizal, Komisaris PT Aditya Tirta Renata sekaligus pemilik modal PT Evio Sekuritas Renniew AR Latief, dan Direktur PT Aditya Tirta Renata Zakie Mubarak.

Penahanan dilakukan selama 20 hari terhitung sejak Rabu (3/6). Tersangka Rennier dan Zakie ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Sedangkan kedua tersangka lainnya, yakni Marciano dan Erizal ditahan di Rutan Cipinang Cabang KPK.



Simak Video "Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Danareksa"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)