IHSG Merangkak Pelan 3,4 Poin
Kamis, 22 Des 2005 16:23 WIB
Jakarta -
Di tengah tipisnya transaksi saham menjelang libur Natal dan Tahun baru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa naik 3,458 poin pada level 1.164.017.Kenaikan indeks karena aksi beli selektif saham perbankan dalam jumlah yang terbatas. Hawa libur yang mulai terasa, juga tidak mampu merespon turunnya harga minyak dunia yang kini di level US$ 57 per barel.Indeks LQ-45 naik 1,293 poin pada level 255,287, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,021 poin pada level 200,959, Main Board Index (MBX) naik 1,250 poin pada level 320,429 dan Development Board Index (DBX) turun 0,612 poin pada level 225,046.Perdagangan diseluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 8.639 kali, dengan volume 1,718 miliar unit saham, senilai Rp 910,4 miliar. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 42 saham naik, 50 saham turun dan 77 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 70 menjadi 1.590, Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 10.200, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 3.050, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 3.400 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 6.900.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Corporation (INCO) turun Rp 150 menjadi Rp 12.800, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 5.550, Tempo Scan Pacific (TSPC) turun Rp 100 menjadi Rp 5.600, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 3.275 dan Bank Permata (BNLI) turun Rp 10 menjadi Rp 720.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
