Purnawirawan Jenderal Jadi Komisaris Anak Usaha Kimia Farma

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2020 09:59 WIB
Perusahaan plat merah yang bergerak dalam memproduksi obat-obatan, PT Phapros Tbk, siap meningkatkan produksinya hingga 6 milyar tablet. Berarti tiga kali lebih besar ketimbang sebelumnya yang hanya mampu memproduksi 2 milyar tablet apabila perlluasan pabriknya berjalan lancar.
Phapros/Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Anak usaha PT Kimia Farma Tbk, PT Phapros Tbk telah menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). Dalam RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan pengurus.

Dalam keterangan resminya, Jumat (26/5/2020), pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Fasli Jalal selaku komisaris independen dan Barokah Sri Utami selaku direktur utama.

Kemudian, mengangkat Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyatno sebagai komisaris independen dan Hadi Kardoko sebagai direktur utama.

Lebih lanjut, perusahaan yang menjadi bagian dari holding farmasi ini juga memaparkan capaian kinerja 2019. Tahun lalu penjualan Phapros naik 8% atau mencapai Rp 1,1 triliun.

Direktur Keuangan Phapros Heru Marsono mengatakan peningkatan penjualan Phapros pada tahun 2019 didominasi oleh segmen obat generik berlogo (OGB) yang naik sebesar 8,5% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 537,48 miliar.

"Kemudian, disusul oleh produk obat resep dokter bermerek atau etikal yang naik sebesar 12% atau Rp 289,88 miliar, dan produk obat jual bebas atau over the counter (OTC) yang tumbuh sebesar 17% atau Rp 212,57 miliar," ujarnya.

Sementara itu, total aset yang dimiliki Phapros tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun tumbuh dari tahun sebelumnya Rp 1,87 triliun. Total liabilitas emiten berkode saham PEHA ini juga naik 18,51% menjadi Rp 1,28 triliun dari sebelumnya Rp 1,08 triliun. Ekuitas Phapros mencapai Rp 821,61 miliar, naik 4,03% dari sebelumnya Rp 789,8 miliar.

Dalam RUPS TB 2019 ini disepakati pembagian dividen tunai sebesar 70% dari laba bersih atau setara dengan Rp 71,4 miliar atau Rp 85,03 per lembar saham kepada pemegang saham.

Berikut susunan pengurus perusahaan terbaru:

Komisaris

Verdi Budidarmo (Komisaris Utama)
Masrizal Achmad Syarief (Komisaris)
Jajang Edi Priyatno (Komisaris Independen)
Zainal Abidin (Komisaris Independen)

Direksi

Hadi Kardoko (Direktur Utama)
Heru Marsono (Direktur Keuangan)
Chairani Harahap (Direktur Pemasaran)
Syamsul Huda (Direktur Produksi)



Simak Video "Antisipasi Panic Buying, Kimia Farma Siapkan Ribuan Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)