Masuk Cicilan Kesepuluh, BUMI Sudah Bayar Utang Rp 4,7 T

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2020 19:15 WIB
Pengembalian Uang Korupsi Samadikun

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menyerahkan secara simbolis kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (ketiga kanan) uang ganti rugi korupsi Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) dengan terpidana Samadikun Hartono di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun Hartono terbukti korupsi dana talangan BLBI dan dihukum 4 tahun penjara serta diwajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 169 miliar secara dicicil. Grandyos Zafna/detikcom

-. Petugas merapihkan tumpukan uang milik terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun di Plaza Bank Mandiri.
Foto: grandyos zafna
Jakarta -

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan telah melakukan pembayaran utang total sebesar US$ 327,82 juta atau setara Rp Rp 4,75 triliun atas pokok dan kupon tranche A hingga saat ini.

Pembayaran utang itu setelah perusahaan tambang yang kini dikuasai investor China itu setelah memproses pembayaran kesepuluh sebesar US$ 6,51 juta melalui agen fasilitas pada tanggal 8 Juli 2020. Pembayaran itu juga mewakili bunga pinjaman sebesar US$6,51 juta untuk Tranche A.

"Dengan dilakukannya pembayaran triwulanan ke-sepuluh hari ini, Perseroan saat ini telah membayar keseluruhan sebesar US$ 327,82 juta secara tunai," kata Direktur & Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava dalam keterangan resminya, Kamis (8/7/2020).

Pembayaran total utang tersebut terdiri atas pokok tranche A sebesar US$ 195,8 juta dan bunga sebesar US$ 132,02 juta. Termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest).

Pembayaran berikutnya atas Tranche A akan jatuh tempo pada Oktober 2020.

Kupon PIK dari tanggal 11 April 2018 hingga 8 Juli 2020 atas Tranche B dan C juga sudah mulai dikapitalisasi.



Simak Video "Perdana di Lantai Bursa, Miniso Cuan Hampir 9 Triliun Rupiah!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)