Perusahaan Taiwan Ini Akan Jadi Pengendali Baru Bank Mayapada

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 13 Jul 2020 09:55 WIB
Ilustrasi Bank Mayapada
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT Bank Mayapada Tbk dalam waktu dekat kepemilikan mayoritasnya akan berganti. Perusahaan asal Taiwan, Cathay Life Insurance Co Ltd akan menambah kepemilikannya hingga menjadi mayoritas.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo membenarkan hal itu. Saat ini dalam proses due diligence. Tujuannya untuk memperkuat modal Bank Mayapada.

"Itu sudah melakukan due diligence, kemungkinan besok sudah clear. Kalau sudah clear nanti ada KJPP, tinggal masalah harga, tinggal injeksi modal dia mau berapa, sehingga dia menguasai berapa," ujarnya kepada detikcom, Senin (13/7/2020).

Cathay sendiri akan masuk melalui aksi korporasi yang dilakukan Bank Mayapada dengan menerbitkan saham baru atau rights issue. Melalui gerbang itu, Cathay yang menurut data RTI memegang 37,33% akan menambah kepemilikan hingga menjadi mayoritas.

"Dia akan menjadi mayoritas, mungkin Pak Tahir akan delusi turun kepemilikannya. Ya tidak apa-apa, yang penting dia punya kemampuan keuangan yang bagus. Cathay ini sebenarnya lembaga keuangan terbesar di Taiwan, itu besar. Artinya kita tidak perlu khawatir," tambahnya.

Bank Mayapada sendiri memang diperintahkan OJK untuk menambah modal. Tahir selaku pemilik sudah beberapa kali menambah modal ke Bank Mayapada. Pertama dia sudah menyuntik setoran modal Rp 3,75 triliun. Lalu belum lama ini perusahaan juga mengumumkan Tahir menempatkan dana setoran modal secara tunai sebesar Rp 1 triliun.

Tidak hanya itu, menurut Edy, Tahir juga sudah menyetorkan aset senilai Rp 17,9 triliun ke dalam modal Bank Mayapada. Aset itu berasal dari debitur yang kreditnya macet, termasuk dari kelompok tertentu yang disebut mendapatkan kredit melebihi BMPK.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi membenarkan hal tersebut. Pihak perusahaan maupun Tahir pun tak keberatan dengan tambahan suntikan modal dari Cathay. Sebab dengan begitu ada kemungkinan Bank Mayapada naik kelas menjadi Bank BUKU 4 atau bank yang memiliki modal inti di atas Rp 30 triliun.

"Ya, Cathay sekarang sudah 40% dan mereka adalah financial institutions yang paling besar di Taiwan. Pak Tahir mengharapkan dengan mereka memperkuat permodalan tidak menutup kemungkinan menjadikan Bank Mayapada menjadi BUKU 4," terangnya.



Simak Video "Penjelasan Dokter soal Fenomena 'Jenazah Hidup Lagi'"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)