Bursa Saham AS Loyo, Microsoft dan Apple Biang Keroknya

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 17 Jul 2020 08:10 WIB
Bursa saham Wall Street di AS
Foto: Reuters
Jakarta -

Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis, 16 Juli 2020. Indeks S&P 500 turun dipengaruhi oleh saham perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft Corp (MSFT.O) dan Apple Inc (AAPL.O).

Kondisi tersebut disebabkan bertambahnya jumlah pengangguran dan meningkatnya kekhawatiran mengenai nasib sektor ekonomi akibat meningkatnya kasus COVID-19.

Melansir Reuters, Jumat (17/7/2020), lonjakan kasus virus Corona telah memaksa California dan negara-negara bagian lainnya di AS melakukan penutupan aktivitas. Hal itu memicu kekhawatiran lebih besar terhadap dampak ke sektor usaha dan memperlambat laju reli Wall Street.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,5% dan berakhir pada 26.734,71 poin, sedangkan indeks S&P 500 turun 0,34% menjadi 3.215,57 poin. Lalu indeks Nasdaq Composite turun 0,73%, menjadi 10.473,83.

"Data ekonomi menunjukkan masih ada tantangan ke depan," kata Willie Delwiche, ahli strategi investasi di Baird di Milwaukee. "Kongres sebaiknya bertindak bersama dan melewati stimulus fiskal lainnya."

Indeks S&P real estate .SPLRCR dan teknologi .SPLRCT masing-masing terkoreksi lebih dari 1%, lebih banyak dari yang lainnya. Saham Apple turun 1,2% dan Microsoft terkoreksi 2%, masing-masing lebih berat dari perusahaan lain di S&P 500.



Simak Video "Microsoft Dikabarkan Akan Beli TikTok, Donald Trump Keukeuh Blokir"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)