Sudah 33 Perusahaan IPO di Masa Pandemi Corona

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 20 Jul 2020 13:17 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Masa pandemi Corona tak menyurutkan niat para perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal. Hingga hari ini sudah ada 33 perusahaan baru yang mencatatkan sahamnya dari awal tahun.

Hari ini ada PT Prima Globalindo Logistik Tbk yang melakukan pencatatan perdana sahamnya berkode PPGL. Perusahaan menetapkan harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di level Rp 110 per lembar saham.

Saat dicatatkan pertama kali, saham PPGL langsung naik 10% ke posisi Rp 121 per saham. Di level itu saham PPGL ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume 66.100 lot saham dengan nilai transaksi Rp 8 juta.

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan melepas 150 juta lembar saham atau setara 20% dari modal yang disetor. Jika dihitung dari harga penawaran maka perusahaan mengantongi dana segar sebesar Rp 16,5 miliar.

Dalam IPO ini PPGL juga mencatatkan 210 juta Waran Seri I yang menyertai saham yang dilepas dengan rasio 5:7.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi ekspor-impor ini berencana menggunakan dana hasil IPO itu sebesar 81,88% untuk biaya jasa pengurusan transportasi ekspor, 12,24% untuk biaya terkait pengangkutan ekspor, 5,12% untuk biaya terkait jasa pengurusan transportasi impor dan 0,76% untuk biaya terkait pengangkutan impor.



Simak Video "Survei IPO: Prabowo Layak Jadi Menhan, Tito Tak Layak Jadi Mendagri"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)