Dolar AS Kembali 'Menjinak'

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 21 Jul 2020 09:23 WIB
Seorang petugas menata uang dollar di Jakarta, Senin (30/6/2014). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah sehingga mendorong minat masyarakat untuk berburu mata uang negeri Paman Sam ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini kembali menjinak. Mengutip data perdagangan Reuters, Selasa (21/7/2020), nilai tukar dolar AS pagi ini ada di level Rp 14.710.

Angka tersebut tercatat melemah 75 poin atau 0,5% pagi ini. Hingga pukul 09.15 WIB, dolar AS terpantau bergerak di level Rp 14.710-14.860.

Pergerakan dolar AS sendiri terpantau masih cenderung menguat. Sejak awal Juni hingga kini, pergerakannya cenderung terus ke atas setelah merangkak dari level Rp 13.800-an.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan penguatan dolar AS dan pelemahan mata uang negara berkembang disinyalir terjadi lantaran munculnya analisa-analisa baru terkait kondisi dunia saat ini, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Pandemi diperkirakan akan muncul gelombang kedua sehingga dampaknya akan berlangsung lebih lama dan lebih dalam.

Munculnya analisa-analisa itu membuat para pemilik modal asing khawatir. Mereka menarik uangnya di negara berkembang untuk kembali ke AS, sehingga dolar AS menguat.

Dari data RTI, nilai tukar dolar AS pagi ini juga menunjukkan penguatan. Dolar AS tercatat ada di level Rp 14.731 atau melemah 59 (0,4%) hingga pagi ini.

Penguatan dolar AS tercatat sudah 1,9% dalam sepekan terakhir. Sedangkan secara month to month, dolar AS menguat 4%.

Selain melemah terhadap rupiah, dolar AS juga kalah unggul terhadap yuan China, yen Jepang, dan dolar Singapura pagi ini. Sebaliknya unggul terhadap dolar Australia, euro, dan poundsterling.



Simak Video "Dolar AS Bertahan di Rp 14.380 Pagi Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)