Stagnan, IHSG Dibuka di Level 5.110

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2020 09:06 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka negatif. IHSG turun tipis 0,5 poin (0,01%) ke level 5.110.

Adapun nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.470.

IHSG pada pembukaan turun tipis 0,5 poin (0,01%) ke level 5.110. IHSG kemudian bergerak naik lagi 3 poin (0,04%) ke 5.113 namun masih Sedangkan indeks LQ45 menguat 1,4 poin (0,19%) ke 796.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,539.57 (+0.61%), NASDAQ ditutup 10,542.94 (+1.35%), S&P 500 ditutup 3,258.44 (+1.24%).

Bursa saham US ditutup menguat. Penguatan didorong oleh keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga di level 0 - 0.25%.

The Fed yakin ekonomi akan pulih dimana pengangguran akan menurun dan terjadi stabilitas harga. Namun, kondisi ekonomi akan sangat bergantung pada kondisi pandemi. Bursa Asia dibuka menguat setelah The Fed mempertahankan suku bunga yang memberikan sinyal bahwa kondisi ekonomi kemungkinan besar tidak akan menjadi lebih buruk.

Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 66 poin ke 22.463
  • Indeks Hang Seng menguat 64 poin ke 24.947
  • Indeks Shanghai bertambah 2 poin ke 3.296
  • Indeks Strait Times terkoreksi 19 poin ke 2.554


Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)