Ditopang Rencana Microsoft Caplok TikTok, Wall Street Menghijau

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 21:15 WIB
Rambu jalan menunjuk bursa saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indeks utama Wall Street dibuka menguat. Penguatan ini utamanya ditopang sentimen positif rencana Microsoft mengakuisis TikTok di AS dan laporan laba kuartalan yang optimistis.

Mengutip data perdagangan reuters, Dow Jones Industrial Average (DJIA terpantau naik 114,00 poin, atau 0,43%, pada pembukaan menjadi 26.542,32.

Sementara S&P 500 SPX dibuka menanjak 17,14 poin, atau 0,52% ke 3.288,26. Nasdaq Composite (IXIC) naik 103,36 poin atau 0,96% menjadi 10.848,64 pada bel pembukaan.

Menilik CNBCIndonesia, Investor merespons positif kabar emiten farmasi AS Eli Lilly yang memulai pengembangan obat Covid-19 fase 3. Saham perseroan naik 1,2% di pembukaan. Data FactSet menyebutkan bahwa 84% dari konstituen indeks S&P 500 merilis kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pasar.

Pelaku pasar juga mengantisipasi rilis data pengangguran pada Jumat nanti. Polling Revinitif memperkirakan lapangan kerja bakal bertambah 1,36 juta, atau di bawah capaian Juni yang mencapai 4,8 juta. Tingkat pengangguran diprediksi turun menjadi 10,7% dari 11,1% bulan lalu

"Naiknya klaim pengangguran dan penurunan indeks keyakinan konsumen menunjukkan melemahnya konsumsi AS," tutur Dennis DeBusschere, perencana pasar Evercore ISI sebagaimana dikutip CNBC International.

Politisi partai Republik dan Demokrat masih alot membahas rencana paket stimulus. Gedung Putih ingin angka tunjangan pengangguran ditetapkan sebesar US$ 200 per pekan, sedangkan politisi partai Demokrat mengusulkan angkanya tetap seperti sebelumnya di level US$ 600.



Simak Video "Wall Street Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)