Sesuai Prediksi, IHSG Masih Menguat di Level 5.180

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 09:07 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat tipis ke 5.180. IHSG dibuka menguat 2 poin (0,05%) ke 5.180.
Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.517.

Pagi ini IHSG dibuka menguat 2 poin (0,05%) ke 5.180. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,7 poin (0,09%) ke 820.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 27,386.98 (+0.68%), NASDAQ ditutup 11,108.07 (+1.00%), S&P 500 ditutup 3,349.16 (+0.64%). Bursa saham US ditutup menguat kembali namun tidak ada katalis baru yang muncul.

Investor justru terlihat was-was pada data pekerjaan bulan Juli 2020. Saat ini para analis berekspektasi bahwa pemulihan tenaga kerja masih melambat karena meningkatnya kasus COVID-19 di US.

Prediksi analis pada bulan juli 2020 adalah 1.48 juta pekerjaan baru, menurun tajam dari 4.8 juta pekerjaan baru di bulan juni, dengan rasio pengangguran di level 10.6%, membaik dari level Juni 2020 sebesar 11.0%. Bursa saham Asia dibuka melemah, investor menanti data neraca perdagangan China dan juga data pekerjaan US.

Bursa Asia pagi ini kompak bergerak di zona merah. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 melemah 70 poin ke 22.347
Indeks Hang Seng turun 177 poin ke 24.754
Indeks Shanghai berkurang 23 poin ke 3.363
Indeks Strait Times melemah 11 poin ke 2.547



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)