IHSG Masih Berpotensi Menguat

Artha Sekuritas - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 08:54 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG ditutup di level 5,178.27 (+1.00%), penguatan didorong oleh sektor Misc-Ind (+2.83%) dan Mining (+2.70%). IHSG ditutup menguat mengikuti mayoritas bursa global, dimana ada perkembangan dari vaksin COVID. Pergerakan didukung optimisme dari data-data aktivitas perekonomian yang mulai pulih meskipun GDP mengalami kontraksi.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 27,386.98 (+0.68%), NASDAQ ditutup 11,108.07 (+1.00%), S&P 500 ditutup 3,349.16 (+0.64%). Bursa saham US ditutup menguat kembali namun tidak ada katalis baru yang muncul.

Investor justru terlihat was-was pada data pekerjaan bulan Juli 2020. Saat ini para analis berekspektasi bahwa pemulihan tenaga kerja masih melambat karena meningkatnya kasus COVID-19 di US.

Prediksi analis pada bulan juli 2020 adalah 1.48 juta pekerjaan baru, menurun tajam dari 4.8 juta pekerjaan baru di bulan juni, dengan rasio pengangguran di level 10.6%, membaik dari level Juni 2020 sebesar 11.0%. Bursa saham Asia dibuka melemah, investor menanti data neraca perdagangan China dan juga data pekerjaan US.

IHSG diprediksi menguat. IHSG diprediksi menguat. Candlestick membentuk formasi three white soldier mengindikasikan penguatan masih akan berlanjut. Pergerakan didukung optimisme dari perkembangan vaksin di Amerika Serikat. Investor masih akan mencermati data perekonomian yang akan segera dirilis.

Resistance 2 : 5,224

Resistance 1 : 5,201

Support 1 : 5,141

Support 2 : 5,104



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)