Rupiah Angkat IHSG ke Rekor Baru

Rupiah Angkat IHSG ke Rekor Baru

- detikFinance
Jumat, 06 Jan 2006 16:30 WIB
Jakarta - Penguatan rupiah terhadap dolar AS yang tembus di level Rp 9.570, mampu memberikan kekuatan yang signifikan ke pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini (6/1/2006), kembali menciptakan rekor baru di level 1.222,249 dengan naik 11,249 poin.Kenaikan indeks juga didorong oleh positifnya bursa regional dan faktor january effect. Investor kembali mengakumulasi saham-saham berkapitalisasi besar seperti saham Bank Mandiri.Indeks LQ-45 naik 2,802 poin pada level 269,340, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,362 poin pada level 210,340, Main Board Index (MBX) naik 3,415 poin pada level 337,830 dan Development Board Index (DBX) naik 0,868 poin pada level 230,752.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 20.392 kali, dengan volume 2.244.455 lot saham, senilai Rp 1,422 triliun. Sebanyak 78 saham naik, 32 saham turun dan 253 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 10.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 150 menjadi Rp 12.350, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 6.100, United Tractors (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 4.000 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 40 menjadi Rp 1.810.Sedangkan saham yang turun harganya di top losser antara lain, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 menjadi Rp 17.900, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 50 menjadi Rp 5.150, Timah (TINS) turun Rp 30 menjadi Rp 1.920, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 25 menjadi Rp 3.725, dan Bank Permata (BNLI) turun Rp 10 menjadi Rp 710. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads