Gara-gara Corona, Ancol Rugi Rp 146 Miliar

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 24 Agu 2020 14:44 WIB
Taman Impian Jaya Ancol sudah kembali membuka lokasi wisatanya. Nah, salah satu primadonya yakni Dufan. Yuk, seru-seruan bareng dengan protokol kesehatan.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatat kerugian hingga Rp 146 miliar pada periode semester 1 2020. Direktur Keuangan Jaya Ancol Hari Sundjojo mengungkapkan, laba bersih perusahaan anjlok hingga 306% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

"Laba bersih turun 306% atau rugi Rp 146 miliar dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 71,22 miliar," ungkap Hari dalam paparan publik PJAA yang digelar secara virtual, Senin (24/8/2020).

Tak hanya itu, pendapatan perseroan juga anjlok hingga 58% atau hanya sebesar Rp 254 miliar di Semenster 1 2020, dari Rp 607 miliar di 2019.

"Pendapatan usaha perseroan bulan Juni 2020 turun kurang lebih 58%," jelas Hari.

Penyebabnya tak lain ialah pandemi virus Corona (COVID-19). Pasalnya, lini bisnis utama PJAA yakni Taman Impian Jaya Ancol ditutup sejak 14 Maret 2020 hingga 19 Juni 2020, dan saat ini harus menetapkan pembatasan pengunjung, serta hanya dibuka bagi warga ber-KTP DKI Jakarta.

"Penurunan pengunjung itu memang terjadi. Kalau kita bandingkan 2019 sampai dengan realisasi Juni 2020 turun sebesar 61%, dan ini berdampak pada kinerja keuangan kita di semester I-2020. Ini menyebabkan kita turun pendapatan kurang lebih 58% di Juni," terang dia.

Kemudian, ekuitas perusahaan juga tumbuh negatif 7%. "Ekuitas kita -7%, dari Rp 2,1 triliun menjadi Rp 2 triliun," imbuh dia.

Sementara itu, aset PJAA justru mengalami pertumbuhan sebesar 10%, dari Rp 4 triliun di Juni 2019 menjadi Rp 4,5 triliun di Juni 2020. Lalu, liabilitas perseroan juga tumbuh 29% dari Rp 1,9 triliun menjadi Rp 2,5 triliun.

"Liabilitas kita meningkat 29% dari Rp 1,9 triliun pada 31 Desember 2019 menjadi Rp 2,5 triliun. Penyebab kenaikan aset ini karena kita memang membutuhkan dana untuk pelunasan obligasi yang jatuh tempo di bulan Juli sebesar kurang lebih Rp 300 miliar," pungkas dia.



Simak Video "Jakarta PSBB Transisi, Ancol Siap Buka Lagi Mulai 12 Oktober"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)