LG Merger 2 Perusahaan Elektroniknya di Indonesia
Sabtu, 07 Jan 2006 10:09 WIB
Jakarta - Perusahaan asal Korea Selatan LG menggabungkan dua perusahaan elektroniknya di Indonesia. Perusahaan yang dimerger tersebut adalah PT LG Electronic Indonesia (LGEIN) dan PT LG Electronic Display Devices Indonesia (LGEDI).Penggabungan dua perusahaan ini akan tetap memakai nama PT LG Electronic Indonesia (LGEIN). Penggabungan usaha ini secara resmi diumumkan Presdir LGEIN Lee-Kee Ju, pada Sabtu ini (7/1/2006).Acara yang berlangsung di Gedung Popki, Cibubur, ini dihadiri juga oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Luthfi.Selain di sektor elektronik, LG juga memiliki sejumlah bisnis di Indonesia, seperti PT LG Insurance (asuransi), LG International (trading), LG Chemical Ltd (bahan kimia), PT LG Innotek Indonesia (spareparts) dan LG Philips Display (tabung TV).Lee menjelaskan, merger antara LGEIN dan LGEDI dilakukan untuk menjadikan LG sebagai penguasa pasar elektronika di Indonesia dengan nilai penjualan US$ 1,5 miliar.Merger itu diharapkan bisa mengefisienkan permodalan dan operasional perusahaan. Selain itu juga untuk menghindari pengurangan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan."Ini juga untuk mengantisipasi agar LGEIN makin kompetitif di ajang ASEAN Free Trade Area (AFTA)," kata Lee.LGEIN, selama ini memiliki spesialisasi kerja di bidang manufacturing pembuatan produk televisi dan lemari es, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.LGEIN juga menangani masalah pemasaran domestik untuk produk televisi, lemari es, audio video, monitor komputer, mesin cuci, air conditioning (AC), information technology (IT), communications, serta melayani purna jual.Sedangkan LGDEI memiliki spesialisasi usaha di bidang manufacturing pembuatan produk monitor komputer, video cassette recorder dan audio video untuk pasar ekspor."Setelah penggabungan ini, akan tercapai efektivitas usaha bagi pasar domestik maupun ekspor tanpa melakukan PHK," kata Lee.Tambah InvestasiPada tahun ini, LGEIN akan menambah investasi sebesar US$ 40 juta. Terdiri dari US$ 18 juta untuk ekspansi modal di pabrik Cibitung Bekasi dan sebesar US$ 22 juta untuk pabrik di Cirarab Tangerang.Tahun ini, LG juga menargetkan menjadi perusahaan terbesar elektronik Indonesia.Menurut Head of Publication LGEIN Widi Nugroho Sahib, ekspor LGEIN sepanjang tahun 2005 mencapai US$ 50 juta untuk penjualan 300 ribu unit lemari es. Sedangkan ekspor produk televisi mencapai US$ 61 juta dengan 500 ribu unit.Negara tujuan ekspor adalah Afrika dan Timur Tengah sebesar 35 persen, Asia dan Australia 45 persen, Eropa 4 persen dan Cina 17 persen.Sementara penjualan lemari es domestik tahun 2005 mencapai 25 ribu unit dan televisi sebanyak 60 ribu unit.
(ir/)











































