Kasus Corona Melonjak, IHSG 'Terbakar'

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2020 09:05 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka merah. IHSG dibuka melemah 33 poin (0,64%) ke level 5.246.
Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.760.

Hingga pukul 09.04 JATS, IHSG terus melemah. IHSG turun 76 poin (1,45%) ke level 5.204. Indeks LQ45 turun 15 poin ke 819.

Pergerakan IHSG ini disebut masih akan dipengaruhi oleh data perekonomian dari global peningkatan kasus baru COVID-19 dari dalam negeri yang naik cukup signifikan. Kemarin, kasus Corona di Indonesia sendiri kembali tembus rekor.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 28,292.73 (-2.78%), NASDAQ ditutup 11,458.10 (-4.96%), S&P 500 ditutup 3,455.06 (-3.51%). Bursa saham US ditutup melemah drastis setelah saham teknologi menurun tajam meskipun data ekonomi US, claim pengangguran membaik.

Claim pengangguran tercatat 881,000 membaik dibandingkan minggu sebelumnya di level 950,000. Hingga saat ini investor masih terus melihat perkembangan dari covid-19 dan stimulus pekerjaan yang belum juga disetujui. Bursa saham Asia dibuka melemah secara menyeluruh, mengikuti pergerakan Wall Street.

Semua Bursa Asia bergerak merah pagi ini. Berikut pergerakan bursa Asia:

Indeks Nikkei 225 turun 254 poin ke 23.210
Indeks Hang Seng turun 449 poin ke 24.557
Indeks Shanghai turun 41 poin ke 3.343
Indeks Strait Times turun 37 poin ke 2.494



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)