3 Fakta Mertua Syahrini Jual Seluruh Sahamnya di Plaza Indonesia

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 07 Sep 2020 18:30 WIB
Penjaga toko membersihkan etalase di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (24/3/2020). Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Ellen Hidayat mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 di ruang publik, pusat perbelanjaan Plaza Indonesia akan tutup sementara mulai 25 Maret hingga 3 April 2020,  namun tidak berlaku untuk toko yang menjual kebutuhan pokok dengan jam operasional mulai pukul 11:00 - 17:00 WIB. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Mertua Syahrini, Rosano Barack yang merupakan Presiden Direktur PT Plaza Indonesia Realty Tbk memutuskan untuk melepaskan sahamnya pada perseroan.

Rosano menjual semua kepemilikannya yang ada perseroan. Dengan begitu, kini kepemilikan saham dari mertua Syahrini ini sudah menjadi 0%.

"Setelah transaksi menjadi nol saham atau 0% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan," bunyi keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, dikutip detikcom pada Senin (7/9/2020).

Berikut ini 3 fakta soal aksi jual saham mertua Syahrini.

1. Jual 44 Juta Lebih Saham

Total saham yang dijual sebanyak 44.216.600 saham atau 1,24 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Seluruh saham mertua Syahrini itu akan dialihkan kepada PT Plaza Indonesia Investama, special purpose company dari Dana Investasi Real Estat Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Simas Plaza Indonesia. Transaksi dilakukan pada 27 Agustus 2020.

2. Raup Rp 165,4 Miliar

Dari total 44.216.600 saham yang dijual, per sahamnya dihargai Rp 3.740. Dengan begitu bila ditotalkan, mertua Syahrini bisa meraup keuntungan sebesar Rp 164,4 miliar.

Total saham yang dijual setara dengan 1,24% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

3. Penjualan Dilakukan dengan 2 Cara

Pengalihan saham mertua Syahrini ke PT Plaza Indonesia Investama dilakukan dengan dua cara. Yang pertama pengalihan langsung saham sebanyak 43.081.600 saham atau 1,21 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Sementara, yang kedua, pengalihan dilakukan secara tidak langsung melalui PT Rizki Bukit Abadi sejumlah 1.135.000 saham atau 0,03 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.



Simak Video "Lia Ladysta Sempat Tak Percaya Dirinya Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)