Wamen BUMN Ungkap Mitratel Mau IPO

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 17:19 WIB
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo
Foto: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo (Vadhia Lidyana/detikFinance)

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan terus menjalankan program restrukturisasi, yakni dengan memangkas jumlah BUMN. Dia menyatakan, jumlah BUMN saat ini ada 107 BUMN, berkurang 35 dari sebelumnya 142 BUMN.

"Alhamdulillah dari 142 BUMN sekarang ini kita bisa mengkategorikan yang namanya BUMN tinggal 107, jumlahnya sudah turun signifikan," katanya dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Selasa kemarin (9/6/2020).

Bahkan, Erick ingin jumlah BUMN menjadi 70 hingga 80 BUMN. Kemudian, dia menuturkan, klaster BUMN ini juga dipangkas dari 27 menjadi 12 klaster.

Pemangkasan BUMN bukan wacana baru lantaran Erick Thohir pernah menyampaikan akan mengurangi jumlah perusahaan pelat merah beserta dengan anak dan cucu usaha. Dalam catatan detikcom, dari 142 BUMN dan 800 anak cucu usaha dipastikan akan dikonsolidasikan 70%.

Lalu, dari 27 klaster BUMN akan dipangkas menjadi 12 klaster perusahaan sehingga memudahkan menteri dan wakil-wakilnya untuk melakukan pengawasan.

Adapun langkah konsolidasi anak usaha ini sudah dimulai dari melakukan rasionalisasi kepada tiga BUMN, yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Halaman


Simak Video "Meski Tak Lagi Diblokir, Telkom Masih Pelototi Konten Netflix"
[Gambas:Video 20detik]

(hek/hns)