Wall Street Semringah Ditopang Saham Amazon

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2020 08:30 WIB
Bursa saham Wall Street di AS
Foto: Reuters
Jakarta -

Bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa. Penguatan ini ditopang oleh saham Amazon, di mana penguatan ini terjadi di tengah kemungkinan penundaan stimulus fiskal baru oleh kongres dan peningkatan jumlah kasus Corona yang mengurangi harapan pemulihan ekonomi lebih cepat.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/9/2020), saham Amazon naik 5,7% setelah Bernstein meningkatkan kepemilikan sahamnya.

Saham Microsoft, Apple, Alphabet, dan Facebook telah memicu reli sejak pandemi menghantam pasar pada Maret di mana semuanya telat naik lebih dari 1,6%. Mereka telah menanggung beban penurunan baru-baru ini.

"Pasar sedang mencari stabilitas. Sekali lagi investor dan pedagang akan mencari nama-nama yang telah terlalu terpukul, "kata Kenny Polcari, kepala strategi pasar di SlateStone Wealth LLC di Jupiter, Florida.

Tujuh dari 11 indeks sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi yang dipimpin oleh teknologi informasi dan konsumer.

Saham-saham AS pada hari Senin memperpanjang penurunan tiga minggu berturut-turut karena kekhawatiran lockdown di Eropa dan kebuntuan di kongres atas ukuran dan bentuk penanganan Corona. Hal ini merusak harapan pemulihan ekonomi yang cepat.

"Kami memiliki beberapa kekhawatiran tentang sejumlah hal berbeda yang merusak prospek pertumbuhan jangka pendek," kata Jim Paulsen, kepala strategi investasi di The Leuthold Group di Minneapolis.

"Ini adalah ketakutan jangka pendek yang akan hilang karena saya pikir ada cukup banyak arus ke atas," katanya.

(acd/ara)