Debat Perdana Trump-Biden Bisa 'Goyang' Bursa Saham AS

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 22:30 WIB
Joe Biden dan Donald Trump (AP Photo)
Foto: Joe Biden dan Donald Trump (AP Photo)
Jakarta -

Bursa saham Amerika Serikat menghadapi ketidakpastian jelang debat perdana Presiden Donald Trump dan penantangnya Joe Biden pada Selasa, 29 September nanti. Rencananya, Trump dan Biden akan menjalani 3 debat menjelang pilpres AS November nanti.

Debat kedua dan ketiga akan digelar Oktober nanti. Joe Biden saat ini memiliki keunggulan dalam peluang jajak pendapat. Hal ini dapat meningkatkan saham yang terkait dengan perdagangan global dan energi terbarukan.

Jika Donald Trump yang menang dalam debat dapat menguntungkan perusahaan bahan bakar fosil dan pertahanan. Melansir Reuters, Jumat (25/9/2020) debat pertama, dari tiga debat tersebut, berlangsung dalam kondisi sulit dihadapi oleh Wall Street.

Indeks S&P 500 telah jatuh 10% dari rekor tertinggi dalam beberapa pekan terakhir karena investor khawatir tentang pemulihan berkepanjangan dari virus Corona. Belum lagi sentimen negatif datang dari ketidakpastian terkait pemilu 3 November, termasuk kemungkinan penundaan.

"Jika salah satu kandidat muncul lebih kuat pada hari Selasa debat bisa menjadi permainan saham dan sektor individu," kata Jack Ablin, Chief Investment Officer di Cresset Wealth Advisors.

"Saya pikir kehidupan di bawah Biden akan jauh lebih sederhana bagi Apple daripada kehidupan di bawah Trump," kata Ablin, merujuk pada konflik perdagangan Trump dengan China.

Banyak investor melihat Biden lebih baik untuk pasar saham secara keseluruhan. Pada saat yang sama, kemenangan Trump dapat memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.

Dikutip dari Reuters, beberapa saham harus diperhatikan setelah debat Biden dan Trump adalah sebagai berikut:

-Tyler Technologies TYL.N (Teknologi Pemerintah)
-HMS Holdings HMSY.O (Inovasi Perawatan Kesehatan)
-Molina Healthcare MOH.N (Medicare / Medicaid)
-Brookfield Renewable Partners BEP.N (Energi Bersih)
-AECOM ACM.N (Infrastruktur)
-Kansas City Southern KSU.N (Perdagangan Global)

-Occidental Petroleum OXY.N (Energi AS)
-Mitra Produk Perusahaan EPD.N (Energi AS)
-Raytheon RTX.N (Pertahanan)
-Lockheed Martin LMT.N (Pertahanan)
-Turning Point Merk TPB.N (Tembakau)
-Enova International ENVA.N (Deregulasi Keuangan)

Diprediksi, kemenangan Biden dapat meningkatkan S&P 500 .SPX sekitar 1% keesokan harinya, sementara itu kemenangan Trump akan mendorong indeks turun sekitar 4%, menurut analisis Cornerstone Macro berdasarkan perbandingan statistik harga aset baru-baru ini dan peluang dalam pemilu.



Simak Video "Trump: Saya Melawan Kandidat Terjelek di Sejarah Kepresidenan"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)