Dipicu Kekhawatiran Imbas Corona, Bursa AS Dibuka Melemah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 21:15 WIB
Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

S&P 500 dan Dow Jones dibuka melemah pada Jumat (25/9/2020), memperpanjang penurunan dengan waktu terlama dalam setahun ini. Kekhawatiran tentang prospek ekonomi di masa depan yang masih didominasi oleh virus Corona menjadi sentimen negatif bagi Wall Street.

Dikutip dari Reuters, Jumat (25/9/2020), Dow Jones Industrial Average turun 120,93 poin, atau 0,45%, pada pembukaan menjadi 26.694,51. Sedangkan S&P 500 dibuka lebih rendah 9,93 poin, atau 0,31%, pada 3.236,66. Kemudian, Nasdaq Composite naik 8,19 poin, atau 0,08%, menjadi 10.680,46 pada bel pembukaan.

Lima dari 11 indeks S&P utama turun pada awal perdagangan, dengan penurunan 0,7% untuk saham energi. Saham-saham raksasa teknologi termasuk AMZN.O Amazon.com Inc dan Microsoft Corp MSFT.O, yang dianggap sebagai aset yang relatif aman pada saat ketidakpastian ekonomi, juga naik tipis.

Data makro ekonomi yang beragam telah membebani Wall Street dalam beberapa pekan terakhir. Membayangi tanda-tanda kemajuan pada stimulus Kongres yang, diperlukan untuk mempertahankan pemulihan ekonomi.

"Ada bukti perlambatan di Amerika Serikat, yang menurut kami hanya sementara, tetapi akan diperkuat jika tidak ada paket fiskal tambahan," kata Sebastien Galy, ahli strategi makro senior di Nordea Asset Management di Luksemburg.

Costco Wholesale Corp COST.O turun 2,6% karena rantai gudang mencatat biaya tinggi terkait virus corona untuk kuartal kedua berturut-turut.

Boeing Co BA.N naik 2,4% setelah kepala regulator keselamatan penerbangan Eropa mengatakan 737 MAX yang di-grounded oleh pembuat pesawat itu dapat menerima persetujuan regulator untuk melanjutkan penerbangan pada November dan memasuki layanan pada akhir tahun. Sementara, Novavax Inc NVAX.O melonjak 9,8% setelah pembuat obat itu meluncurkan uji coba tahap akhir dari vaksin COVID-19 eksperimennya di Inggris.



Simak Video "Wall Street Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)