Data Ekonomi AS Menunjukkan Pemulihan, Wall Street Dibuka Menguat

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2020 21:15 WIB
Pusat bisnis di New York, Wall Street terlihat kosong melompong sebagai dampak
 pandemi Covid-19, Minggu (29/3/2020).
Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Wall Street dibuka menguat pada hari Rabu karena data optimis meningkatkan harapan bahwa pemulihan ekonomi domestik berjalan sesuai harapan, sementara investor tetap berhati-hati setelah debat presiden yang memanas menunjukkan persaingan pemilihan yang sulit di depan.

Dow Jones Industrial Average naik 61,98 poin, atau 0,23%, dibuka menjadi 27.514,64. S&P 500 dibuka lebih tinggi dengan 5,74 poin, atau 0,17%, pada 3.341,21. Nasdaq Composite naik 7,65 poin, atau 0,07%, menjadi 11.092,90 pada bel pembukaan.

Indeks utama Wall Street sempat berada pada tren penurunan bulanan pertama sejak Maret, ketika lock down menghantam ekonomi.

Terlepas dari kelemahan yang diharapkan pada bulan September, S&P 500 berada di jalur penguatan beruntun dua kuartal terbaiknya sejak 2009 dan Nasdaq sejak 2000.

Pada pukul 9:11 ET, Dow e-minis naik 3 poin, atau 0,01%, S&P 500 e-mini naik 1,5 poin, atau 0,04% dan Nasdaq 100 e-mini turun 10,25 poin, atau 0,09%.

Kontrak berjangka memangkas kerugian sebelumnya setelah laporan menunjukkan perusahaan swasta AS meningkatkan perekrutan pada September dan angka terpisah menunjukkan pembacaan PMI Chicago melonjak ke 62,4, level tertinggi sejak Desember 2018.

Investor sekarang menunggu laporan pekerjaan yang lebih rinci dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat.

Perusahaan terkait teknologi mega-cap termasuk Apple Inc, Alphabet, Amazon.com dan Facebook jatuh dalam perdagangan pra-pasar, tertekan oleh tindakan terkait antitrust dari Amerika Serikat, Cina, dan Uni Eropa.

Moderna Inc naik 3,1% setelah para peneliti mengatakan kandidat vaksin COVID-19 menghasilkan antibodi penawar virus pada orang dewasa yang lebih tua pada tingkat yang serupa dengan yang terlihat pada orang dewasa yang lebih muda dalam studi keamanan awal.

Walt Disney Co turun 1,3% karena berencana memberhentikan sekitar 28.000 karyawan, sebagian besar di taman hiburan AS.

Micron Technology Inc tergelincir 3,6% setelah pembuat chip itu mengatakan belum memperoleh lisensi baru yang diperlukan untuk menjual chip memori ke Huawei Technologies Co Ltd China, yang akan memangkas penjualannya selama dua kuartal berikutnya.



Simak Video "Wall Street Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)