Bursa Kembali di Jalur Merah

Bursa Kembali di Jalur Merah

- detikFinance
Selasa, 17 Jan 2006 09:30 WIB
Jakarta - Aksi profit taking juga masih melanda pasar saham. Koreksi teknikal diprediksi kembali akan mendorong IHSG ke teritori negatif. Namun demikian, tipisnya volume perdagangan kemarin menunjukkan koreksi atas saham pada perdagangan Selasa (17/1/2006) tidak akan sederas sebelumnya.IHSG diprediksi akan bergerak flat dengan kecenderungan melemah. Pelaku pasar ada juga yang memanfaatkan sejumlah saham yang sudah rendah harganya setelah didera profit taking.Sentimen negatif lainnya adalah dari ketidakstabilan nilai tukar rupiah yang kini terperosok kembali ke level 9.500 per dolar AS. Tercatat pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 15,172 poin pada level 1.235,256. Pelamahan indeks terutama dipicu oleh melorotnya saham PGN, Telkom, Indosat dan grup Astra.Berikut rekmendasi saham yang diterima detikcom dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPenurunan volume perdagangan pada Senin kemarin, mengindikasikan tekanan terhadap penurunan indeks semakin melemah. Kendati demikian pola pembalikan arah indeks belum terlihat. Indeks pada perdagangan Selasa ini, diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecendrungan melemah. Rentang indeks akan berada di kisaran 1.211 - 1.250.BNI SecuritiesPergerakan indeks saham di BEJ diperkirakan banyak dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah mendekati level Rp 9.400 per dolar AS.Indeks diproyeksikan melemah menyusul level kritis 1.245 tertembus dan akan berada pada rentang 1.220 - 1.245. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads