Dana Asing Cabut Rp 71 M Imbas Demo Rusuh, tapi IHSG Tetap Hijau

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 10:50 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Aksi demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja kemarin berjalan ricuh. Beberapa fasilitas umum dibakar massa.

Kejadian kemarin sepertinya tidak menjadi sentimen negatif bagi pasar hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga pukul 10.29 waktu JATS tercatat menguat 0,22% ke 5.050. Meskipun tadi pagi IHSG dibuka melemah turun 2 poin (0,05%) ke level 5.036.

Namun dana asing tercatat keluar dari pasar modal pada perdagangan hari ini. Net sell di seluruh pasar mencapai Rp 71,86 miliar.

Dana asing keluar di pasar reguler sebesar Rp 79,35 miliar. Sementara di pasar negosiasi dan tunai tercatat net buy Rp 6,72 miliar.

Sementara bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,425.51 (+0.43%), NASDAQ ditutup 11,420.98 (+0.50%), S&P 500 ditutup 3,446.83 (+0.80%). Bursa saham US ditutup menguat kembali setelah adanya sinyal bahwa dana stimulus COVID-19 kembali dibahas oleh Nancy Pelosi dan Steven Mnuchin.

Berikut pergerakan Bursa Asia pagi tadi:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 241 poin ke 23.660
  • Indeks Hang Seng melemah 133 poin ke 24.109
  • Indeks Shanghai menguat 50 poin ke 3.268
  • Indeks Strait Times turun 0,2 poin ke 2.538
(das/ara)